Buku ini ditulis dengan menggunakan bahasa yang lugas serta dilengkapi gambar-gambar riwayat kehidupan Buddha dan ilustrasi dengan icon yang sama. Tujuannya agar peserta didik dapat memahami dan menguasai materi ajar dengan baik melalui gambar-gambar sehingga tercipta suasana pembelajaran yang kreatif, efektif, dan menyenangkan.
Buku ini diakhiri dengan Hukum kebenaran, empat sifat luhur, pelaksanaan dasar moral umat Buddha melalui Pancasila dan Pancadharma, serta pembangunan sikap toleransi terhadap siswa yang memiliki kekayaan lain dan dirinya.
Buku ini berisi delapan bab. secara terperinci bab-bab dimaksud membahas Alam Semesta dalam Perspektif Agama Buddha, Alam Kehidupan, Meditasi Pandangan Terang, Penuh Kesadaran dalam Kehidupan Sehari-hari, Problematika Kehidupan Manusia, Aborsi dan Pergaulan Bebas, Penyalahgunaan Narkoba dan Tawuran, dan bab terakhir tentang Korupsi.
Buku ini darancang untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap ajaran Buddha, sehingga mampu membentuk karakter siswa yang penuh kasih sayang dan bijaksana . .
Buku ini darancang untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap ajaran Buddha, sehingga mampu membentuk karakter siswa yang penuh kasih sayang dan bijaksana . .
Buku ini darancang untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap ajaran Buddha, sehingga mampu membentuk karakter siswa yang penuh kasih sayang dan bijaksana . .
Kita harus menempatkan tahun baru sekedar sebagai permulaan yang mendatangkan keceriaan sepanjang 365 hari ke depan.
Buku Pustaka Dhamapada ini memiliki beberapa topik yang dibahas adalah tentang pikiran, balas dendam dan pencegahan, pelepasan kemelekatan, penguasaan diri pencerahan batin, mengetahui kenyataan hidup, dan juga jalan menuju akhir derita.
Terdapat keyakinan bahwa getaran suara dari pembacaan Paritta/Palivacana yang disertai dengan pemusatan pikiran dapat mententramkan keadaan saraf serta menghasilkan keheningan (ketenangan/samatha) dan kebeningan (bersih/vipassana) batin.
buku ajaran buddha tentang Perbuatan dan Akibatnya